4 Tips Menikah Walau Walau Banyak Godaan

Godaan menjelang pernikahan seringkali muncul kepada setiap pasangan yang akan segera melangsungkan pernikahan salah satunya adalah dengan kegalauan apakah menggunakan jasa catering untuk nikahan atau tidak.

Godaan menjelang pernikahan juga sering membuat calon pengantin menjadi stres dan muncul keraguan dengan pasangan. Meskipun kamu dan pasangan sudah yakin dengan satu sama lain, bukan tidak mungkin godaan menjelang pernikahan akan muncul akibat tekanan yang dirasakan kedua belah pihak.

Godaan menjelang pernikahan bisa terjadi dari internal maupun eksternal pasangan contohnya saja menggunakan catering pernikahan atau tidak dan dari internal biasanya pengantin mengalami sindrom bridezilla atau sindrom pra- nikah.

Sindrom ini sendiri bisa dialami oleh kedua calon mempelai, tetapi karena sifat alamiah perempuan yang lebih sensitif, perempuan cenderung mengalami sindrom ini lebih ekstrim daripada pihak laki- laki.

Karena perempuan biasanya akan memiliki ketakutan yang lebih besar, hal tersebut dapat menjadikan lebih overthinker atau mencemaskan sesuatu secara berlebihan. Akibatnya, perempuan akan takut dengan akan apa yang ada di pikirannya, padahal belum tentu terjadi.

Sindrom bridezilla muncul karena adanya tekanan yang dialami. Biasanya, karena melihat pernikahan kerabat, saudara, bahkan para artis membuat pengantin merasa harus sama atau bahkan lebih baik dari pernikahan tersebut. Dalam keadaan yang lebih serius, sindrom ini dapat mempengaruhi drastisnya perubahan mood calon pengantin. Bisa seketika menangis hingga tertawa tanpa alasan.

Sindrom bridezilla sendiri tentunya bisa diatasi. Berikut adalah cara supaya kamu mampu mengatasi sindrom bridezilla jika itu terjadi baik kepada kamu maupun pasangan.

Yakinkan diri bahwa apapun yang kamu impikan dapat terwujud dengan usaha yang telah kamu dan pasangan lakukan. Usahakan semaksimal mungkin. Meskipun jika nanti hasilnya kurang dari apa yang kamu impikan, setidaknya kamu sudah berjuang dengan semaksimal mungkin.

Berhenti membanding- bandingkan. Tekanan besar dapat muncul jika kamu terus membandingkan apa yang tidak kamu miliki dengan yang orang lain miliki. Kamu terlalu fokus menargetkan apa yang harus kamu capai seperti yang orang lain miliki. Padahal, setiap manusia memiliki kapasitas dan kemampuanya masing- masing.

Selalu dampingi diri anda dengan orang- orang yang positif. Dukungan dari orang sekitar mampu meredakan stress ketika kamu dan pasangan sedang mengalami tekanan berat mempersiapkan pernikahan.

Berhenti memperhatikan hidup orang lain

Faktor terbesar terjadinya bridezilla adalah karena kamu mau resepsi pernikahanmu lebih hebat dari orang lain. Stop memperhatikan hidup mereka dan fokus dengan apa yang sedang kamu jalani. Jangan sampai kamu membuat pernikahanmu hanya untuk kepuasan karena menang dari orang lain. Bukan karena kebahagiaan kamu dan pasangan.

Jika sindrom bridezilla atau sindrom pra- nikah adalah godaan pernikahan yang muncul karena faktor internal dari masing- masing calon pasangan. Ada juga faktor eksternal yang dapat menimbulkan godaan menjelang pernikahan. Berikut adalah faktor eksternal yang dapat muncul sebagai godaan menjelang pernikahan dan cara mengatasi hal tersebut.

Godaan menjelang pernikahan yang satu ini seringkali dialami baik dari pihak perempuan maupun laki- laki. Tak dapat dipungkiri dalam perjalanan mencari cinta, akan ada pasangan yang membuat kita tau apa arti cinta, pasangan yang mengajarkan kesabaran hingga pasangan yang hanya menimbulkan luka.

Jika mantan kekasih yang datang adalah seseorang yang dahulu pernah mengajarkanmu banyak hal baik tentang cinta, mantan kekasih yang dahulu sangat pengertian, apalagi jika berpisah bukan karena keinginan dari kalian. Bukan tidak mungkin kembali timbul rasa antara kamu dan mantan kekasih.

Hal yang harus kamu lakukan adalah putuskan atau batasi komunikasi dengan mantan tersebut. Nikmati dan hargailah lebih waktu kamu bersama pasangan. Bisa saja mantan kekasih datang hanya karena ingin menghancurkan pernikahanmu bukan karena tulus ingin memilikimu kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *