Audi Andalkan 2 Jagoan Bagian 2

Teknologi modern juga hadir di bagian dalam. Satu yang penting adalah Audi Virtual Cockpit. Layar selebar 12,3 inci hadir menggantikan indikator spidometer konvensional. Layar ini bisa diset menjadi ‘spidometer’, bisa juga menjadi layar GPS untuk kebutuhan navigasi. Hebatnya, grafiknya begitu tajam sehingga memberi impresi bagai 3D. Audi TT sebenarnya memiliki beberapa pilihan trim, mesin, transmisi dan sistem penggerak.

Tapi varian yang dirilis pada GIIAS nanti hampir dipastikan adalah TT Coupe Sport. Model ini memiliki mesin berdaya 230 dk yang hadir melalui konfigurasi 4 silinder turbo berkapasitas 1.984 cc. Berpadu transmisi otomatis S tronic 6 percepatan, Audi mengklaim TT Coupe sanggup berakselerasi 0-100 km/jam dalam 5,9 detik.

Audi Q7

Q7 hadir sebagai SUV premium berdimensi besar. Tujuh orang penumpang dewasa bisa duduk sempurna untuk melaju dengan kemewahan dan kenyamanan khas Audi. Salah satu teknologi otentik Audi, quattro yang sangat dihormati kemampuan gerak semua roda-nya hadir secara spesifik pada Q7. Audi mendesain gerak semua roda berbeda-beda untuk setiap mobil. Kebutuhan untuk mobil sport tentu berbeda dengan SUV.

Nah untuk Q7, gerak semua rodanya dirancang untuk menaklukkan jalan terjal dengan permukaan yang licin mulai dari salju, tanah hingga lumpur. Performanya dinilai menjanjikan karena insinyur Audi berhasil mengurangi bobot hingga 325 kg dibanding generasi sebelumnya.

Kendati memiliki pilihan mesin bensin dan diesel, namun untuk pasar Indonesia Q7 nantinya akan memakai mesin bensin. Dengan nama lengkap Audi Q7 3.0 TFSI, ia memakai unit 6 silinder supercharged 2.995 cc. Mesin ini merilis daya 285 dk dan torsi 400 Nm. Jangan ragukan kecepatannya, Audi mengklaim Q7 bisa berlari 0- 100 km/jam tak lebih dari 8 detik saja.

Author: Slamet