Sektor Retail Optimistis Kinerja Meningkat

Pelaku usaha sektor retail tetap optimistis menatap peluang pasar pada semester kedua 2018. Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia, Adhi Lukman, hakulyakin kinerja industri retail bakal positif pada paruh kedua tahun ini. Kendati momen Lebaran tahun berlalu pada semester pertama, dia menilai masih ada stimulus lainnya yang berpeluang menggenjot penjualan. “Semester ini seharusnya bisa meningkat karena ada Asian Games dan pertemuan IMF-Bank Dunia,” kata Adhi kepada Tempo, kemarin.

Meski ada stimulus, Adhi melanjutkan, pelaku usaha retail tetap bersikap hatihati. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama ialah pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ia menyatakan strategi utama pelaku usaha dalam menjaga kinerja ialah tidak menaikkan harga jual produk. “Kami akan berusaha menahan harga supaya bisa menjaga daya beli,” ucapnya. Upaya lainnya yang akan dilakukan peretail, tutur Adhi, ialah menggelar promo. Pada Agustus ini, ia menuturkan, para peretail menggelar Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI). Menurut dia, acara tersebut bisa menjaga konsumsi masyarakat.

Sebelumnya, survei penjualan eceran yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penjualan retail pada Juni 2018 turun menjadi 2,3 persen. Pada bulan sebelumnya, penjualan eceran mencapai 8,3 persen. Perlambatan itu, menurut BI, sejalan dengan berakhirnya faktor periodik Ramadan yang diperkirakan sebagai puncaknya pada Mei 2018. Melambatnya kinerja penjualan eceran bersumber dari penurunan penjualan peralatan informasi dan komunikasi (elektronik) sebesar 14,4 persen. Pada Mei lalu, penurunan penjualan elektronik hanya terkoreksi 9,5 persen. Kontribusi berikutnya datang dari penjualan kelompok sandang yang turun 11,2 persen pada Juni setelah mencatat pertumbuhan 16,5 persen pada Mei.

Lobi Dagang Ke Abang Sam

PEMERINTAH Indonesia melobi Amerika Serikat agar tidak mencabut fasilitas bebas bea masuk khusus produk ekspor asal Tanah Air. Berbagai peluang ekspor ditawarkan kepada Negeri Abang Sam untuk menekan deÀsit neraca perdagangan. Babak baru hubungan bisnis Indonesia-Amerika.

Direktur Utama Bpjs Kesehatan Menjawab

BERBAGAI protes dilayangkan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Penyebabnya, BPJS dianggap tak lagi menjamin penanganan beberapa penyakit. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris beralasan regulasi yang ia buat justru bertujuan mengoptimalkan manfaat penjaminan. Fachmi juga menjelaskan situasi keuangan lembaganya yang disebut-sebut mengalami deÀsit.

Di Balik Terpilihnya Calon Ri-2

KEJUTAN terjadi menjelang hari terakhir pendaftaran calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung pada 2019. Presiden Joko Widodo memilih Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin pada Kamis sore pekan lalu. Ma’ruf menggeser Mahfud Md., yang sudah bersiap-siap mendampingi sang inkumben. Malamnya, giliran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendeklarasikan diri berpasangan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. Sandiaga memilih mundur dari posisi wakil gubernur. Bagaimana lobi-lobi di kedua kubu hingga akhirnya Ma’ruf dan Sandiaga menyalip kandidat lain?

ADA TOMY DI KUTA PARADISO UTANG lama Kuta Paradiso Hotel berbuntut panjang. Pengusaha Tomy Winata memperkarakan Hartono Karjadi, pemilik hotel, ke polisi. Ia menuding pemilik menjual saham tanpa persetujuannya sebagai salah satu pemegang surat utang. Hartono melawan.

Ketua Kontingen Minta Atlet Berjuang Maksimal Bag3

Dalam kunjungannya, Syafruddin menjajal trek lari di Stadion Madya bersama sejumlah atlet. Ia mengatakan venue Stadion Madya, apalagi Stadion Utama Gelora Bung Karno, tak perlu diragukan lagi karena sudah memenuhi standar internasional. Kini yang diharapkan, kata dia, bagaimana atlet memanfaatkan momentum ini agar berada pada puncak prestasi.

“Makanya saya ke sini memberi semangat dan dukungan. Tinggal menunggu janjinya, terutama janji Lalu Mohammad Zohri, ya. Supaya tidak hanya juara di luar negeri, tapi juga juara di negeri sendiri,” kata Syafruddin. Adapun prestasi Indonesia di cabang atletik selama ini masih belum bisa berbicara banyak di tingkat Asia. Terakhir, Indonesia meraih medali emas di cabang atletik melalui atlet putri lompat jauh, Maria Natalia Londa, di Asian Games 2014. Saat ini, cabang atletik masih didominasi oleh atlet dari Cina. Mereka terakhir memboyong 40 medali, 15 di antaranya adalah emas, di Asian Games 2014.

Palestina Bersyukur Dapat Dukungan Penonton

Tim nasional Palestina berhasil meraih poin penuh setelah menang 2-1 melawan Laos di pertandingan kedua Grup A sepak bola putra Asian Games 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, kemarin. Palestina sempat tertinggal lebih dulu, namun berhasil membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan.

Pelatih Palestina, Ayman Sandouqa, mengatakan beruntung timnya mendapatkan dukungan penuh dari suporter tim nasional Indonesia. Dukungan ini membuat anak asuhannya bermain cukup semangat, sampai akhirnya membalikkan keadaan menjadi 2-1. “Terima kasih atas dukungannya,” ujar dia.

Sandouqa mengatakan banyak peluang sepanjang laga yang gagal dikonversi menjadi gol. Menurut dia, ini sebuah kelemahan tim yang harus diperbaiki pada laga berikutnya. “Peluang lolos ke babak selanjutnya cukup terbuka lebar.” Sementara itu, pelatih Laos Mike Wong mengatakan anak asuhannya kehilangan konsentrasi di menit akhir.