HP Android Murah Harga dibawah 1 Juta

Sebelumnya, Acer Liquid E2 cukup diterima di pasar. Produsen Taiwan ini lalu meneruskan dengan Liquid E3. Didapuk sebagai penerus Liquid E2, ada beberapa peningkatan yang diberikan, seperti resolusi layar, kamera, memori RAM dan memori internal. Desainnya juga sedikit berubah, menjadi lebih enak dilihat. Seperti sebelumnya, ada pula AcerRAPID key untuk akses cepat ke aplikasi tertentu.

Desain dan Layar

Di belakang, tak ada lagi speaker seperti di Liquid E2. Speaker stereo ada di bagian depan, tepat di bawah layar, sehingga suara tak teredam saat ditaruh di meja. Casingnya berbahan plastik namun terlihat cukup berkualitas dan kokoh, dengan desain unibody. Artinya, baterainya tentu tak bisa diganti sendiri oleh pemiliknya. Tombol dan port tersedia lengkap. Ada tombol power dan audio jack 3,5mm di bagian atas. Ada tombol volume dan slot microSD di kanan. Sebagai ponsel dual GSM, dua slot microSIM ada di sisi kiri.

Liquid E3 berbekal layar IPS LCD 4.7 inci. Tidak cukup besar, namun sudah memadai untuk semua kebutuhan ponsel hingga hiburan. Ukurannya malah terasa pas untuk dioperasikan dengan satu tangan dan disimpan di saku. Tampilan layarnya nyaman di mata dan tetap terlihat baik dari samping. Layarnya cukup responsif dengan sentuhan jari dan nyaman digunakan.

Antarmuka dan Aplikasi

Di bagian depan, terlihat layar berukuran 4,7 inch ditemani tiga buah tombol haptic di bawahnya, Back, Home dan Multitasking. Yang menarik, di bagian belakang Acer menempatkan tombol AcerRAPID yang bisa diatur untuk akses cepat ke aplikasi tertentu. Tombol ini terasa sangat berguna jika Anda memiliki satu aplikasi favorit yang sering digunakan.

Dengan AcerRAPID, cukup sekali tekan Anda akan langsung masuk ke aplikasi tersebut. Tekanan pendek bisa membuka beragam aplikasi sesuai pilihan, sedangkan tekanan panjang akan langsung membuka kamera.

Berbekal Android Jelly Bean, tampilannya sama dengan smartphone lainnya. Di homesreen, ada beberapa pengaturan widget dan pintasan yang bisa dipilih sesuai keinginan. Liquid E3 ini bertabur aplikasi dan fitur khas Acer yang menarik dan tak bakal ditemui di smartphone merek lain. Salah satu fitur khas Acer adalah Livescreen. Fungsinya untuk berbagi foto, gambar, catatan, dan lokasi lewat Google Maps langsung dengan seseorang, bahkan ketika sedang melakukan panggilan telepon.

Fitur lain adalah Acer SnapNote yang bisa mengambil foto presentasi lalu bisa dikonversi ke file PDF atau PPT. Ada pula AcerFloat yang bisa memudahkan multitasking alias berpindah-pindah aplikasi. Yang unik, Liquid E3 ini juga memiliki Easy Mode yang terdiri dari Basic Mode, Senior Mode, Keypad Mode, Classic Mode, dan Default Mode. Dengan mengaktifkan salah satunya, tampilan antarmukanya akan lebih mudah dikelola, meskipun tampilannya berubah minimalis dan sederhana.

Ada pula AcerCloud sebagai media simpan gratis di internet untuk backup data-data, seperti foto, video, music, dokumen ofce, hingga mengakses file secara remote lewat internet. Adapun Power save bisa dijadikan alat penghemat daya baterai, baik secara otomatis atau pilihan sendiri dengan memilih fitur mana yang akan dimatikan.

Audio

Audio player memakai standar Google yang juga dipakai smartphone lain. Seperti sudah diketahui, tampilannya minimalis dan bersih namun menarik. Tersedia pula equaliser standar dengan sebelas pilihan genre siap pakai, lima kanal equaliser manual, plus Bass Boost, 3D efect, dan Reverb.

Seperti umumnya smartphone Android, Liquid E3 ini juga mampu memutar beragam fitur multimedia, seperti file-file video berformat MP4, H.264 dan H.263 dan file audio berformat MP3,WAV, dan AAC. Untuk audio ini, Liquid E3 dibekali teknologi DTS Studio Sound agar output audio lebih berkualitas. Hasilnya, suara memang terdengar jernih dan harmoni, dengan kekuatan yang cukup keras.

Berkat desain speaker yang berada di depan, maka suara terdengar lebih gagah dan mantap untuk memutar video dan musik. Bahkan saat ponsel diletakkan di meja atau dibalik sekalipun, suara tetap terdengar bagus. Dengan headset, suara lebih mantap bisa dinikmati, termasuk efek stereo yang kuat dan nada bass yang bertenaga.

Kamera

Bekal kamera Liquid E3 ini cukup menjanjikan, dan memang diunggulkan oleh Acer. Beresolusi 13 MP dan bukaan f/1.8, kameranya sudah disematkan teknologi Ultra-fast Focus, highspeed image processing, dan Bright Magic Plus. Hasilnya diklaim bisa merekam gambar lebih terang dalam kondisi cahaya yang minim. Di luar ruangan, hasil foto terekam tajam dan jernih, dengan harmoni warna yang tampak alami. Di dalam ruang, hanya ketajaman yang sedikit menurun, sementara warna tetap tampil bagus. Di tempat dengan cahaya sangat kurang, noise memang meningkat, namun bisa sangat berkurang jika flash diaktifkan.

Sementara rekaman videonya juga tajam dan berjalan mulus, baik di dalam maupun luar ruangan. Di dalam ruang, lampu flash bisa dinyalakan untuk meningkatkan kualitas rekaman video. Yang menarik, kamera depan Liquid E3 yang beresolusi 2 MP ini, dibekali flash.

Sangat jarang smartphone Android yang memiliki lampu kilat di kamera depannya. Seperti kita ketahui, foto selfie yang makin sering dilakukan semua kalangan itu, diambil dengan kamera depan. Maka, foto selfe di di ruangan yang gelap, malam hari, atau dalam kondisi backlight tetap tampil bagus.

Kinerja

Meski merupakan menerus E2, ternyata smartphone dual-GSM ini tetap memakai chipset yang sama, yaitu MediaTek MT6589 quad-core Cortex-A7 1,2 GHz plus grafs PowerVR SGX544. Kemungkinan hal ini dilakukan karena Acer ingin memberikan harga yang tetap terjangkau bagi E3. Untungnya, memori RAM ditingkatkan menjadi 2GB sedangkan memori internal menjadi 16GB plus slot microSD.

Sistem operasinya adalah Android 4.2.2 Jelly Bean. Meski hanya Jelly Bean, pengguna tak perlu khawatir karena dalam waktu dekat Acer telah memastikan smartphone ini akan bisa diupdate ke Android 4.4 KitKat Prosesor MTK MT6589 ini ternyata memang terbilang andal untuk menjalankan banyak aplikasi dan fitur di Liquid E3.

Browsing kesitus berat dan game 3D juga berjalan lancar, termasuk multitasking. Media koneksinya standar, ada bluetooth, WiFi, dan microUSB. Lewat kabel data, koneksi ke PC berlangsung lancar dan mudah, karena ponsel langsung dikenali. Hasil uji benchmark cukup menjanjikan, dengan skor berikut.

Author: Slamet