Komitmen JAPFA Memenuhi Kebutuhan Protein Hewani Nasional Bagian 2

Hasilnya, JAPFA telah berhasil mengekspor beberapa pro duk unggulan, seperti daging wagyu, ikan tilapia (nila), unagi (sidat) dan seafood olahan yang menjajaki pasar Asia, Amerika, dan Eropa. Untuk mendukung terintegrasinya lini-lini usaha yang dimiliki, JAPFA mengembangkan unit usaha pendukung, seperti unit karung plastik, pengolahan bungkil kopra, obat-obatan hewan, vaksin, dan peralatan kandang ternak.

Dalam memenuhi sebagian kebutuhan vaksin, JAPFA memproduksi sendiri melalui PT Vaksindo Satwa Nusantara. Sementara dalam mengembangkan bisnis, JAPFA secara proaktif mengem bangkan hubungan atau kemitraan yang saling menguntungkan melalui program pemberdayaan masyarakat. Program kemitraan dibangun dengan peternak dan petambak lokal, kelompok masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah. Sejauh ini lebih dari 10.000 peternak dan petambak telah tergabung menjadi mitra di Tanah Air.

Fitri Nursanti Poernomo, Head of Government Relations JAPFA menuturkan, kemitraan yang dibangun bertujuan menumbuhkembangkan peternakan, dan perikanan nasional dengan prinsip kesejahteraan bersama. JAPFA bekerja sama dengan lembaga pendidikan seperti universitas dan pondok pesantren dalam mendirikan teaching farm dan menciptakan program praktik kerja bagi para pelajar, selain untuk menumbuhkan cinta generasi muda pada bidang agribisnis, khususnya bisang peternakan dan perikanan.

Berkelanjutan Bersama JAPFA Di sisi sosial, JAPFA mengiringi bisnis dan pola kemitraan dengan program-program Cor porate Social Responsibility (CSR). Investasi sosial ini berkontribusi dalam pengembangan masya rakat dan mendukung pengembangan kualitas hidup. Rachmat menekankan, selain selalu menjaga kualitas produk, JAPFA memastikan bisnis dilakukan dengan memperhatikan lingkungan. Agus Mulyono, Social Investment Manager JAPFA menambahkan, program berke lanjutan ini mencakup bidang lingkungan, ke sehatan, pendidikan, dan pengembangan masyarakat (community development).

Prinsip dalam melaksanakannya adalah participatory planning, assist & inspire community to charge, sustainable approach, transparent & accountable, dan integrate with business activites (PASTI). Menyoroti rendahnya konsumsi protein yang menyebabkan kejadian stunting (pertumbuhan terhambat) pada anak-anak usia di bawah lima tahun, JAPFA melalui program JAPFA for Kids, mendorong konsumsi protein di berbagai daerah.

Program ini menggandeng sekolah dan guru dalam proses edukasinya. Ke depan, kerjasama akan melibatkan posyandu dan para ibu muda. Tidak hanya di situ, keterlibatan JAPFA juga terwujud dalam program konservasi lingkungan seperti penanaman tanaman bakau dan pengolahan limbah. JAPFA pun mendorong aktif olah raga catur di Indonesia. Sebab, dunia percaturan dari dalam negeri memiliki potensi yang sangat besar untuk berbicara lebih di kancah internasional.

Author: Slamet