Lindungi Kulit dari 5 Penyakit Ini Bagian 2

  1. Furunkulosis Infeksi kulit berupa bisul ini bisa terjadi di mana saja seperti di wajah, kepala, leher, dada, ketiak, bokong dan area lain yang banyak bergesekan. Kadang disertai demam, letih, tak enak makan serta terasa sakit/gatal. Ciri-ciri: Muncul benjolan keras warna merah dengan mata di bagian tengah lesi (luka atau jaringan yang terganggu/abnormal yang dapat melunak menjadi abses/nanah). Kulit di sekitarnya tampak kemerahan dan meradang. Lalu benjolan ini akan berkembang dan tengahnya menjadi putih atau kekuningan yang disebut mata bisul. Bila bisul pecah, nanah bisa dikeluarkan kadang me ngandung sedikit darah. Penanganan: Diberikan obat berupa salep atau antibiotik. Untuk menghindari penyebaran infeksi, bila bisul pecah, segera bersihkan dengan cairan pembersih luka dan luka segera ditutup.
  2. Biduran Penyakit kulit yang disebabkan alergi ini dipicu oleh bermacam alergen/pemicu alergi seperti udara dingin atau panas, serangga, maupun penyebab lain. Ciri-ciri: Bentol-bentol keme rahan, sangat gatal, sering di sertai rasa tertusuk dan panas. Biduran dapat terjadi di bagian tubuh mana saja dengan bentuk dan ukuran yang beraneka ragam. Penyebab: Atopi yaitu suatu keadaan atau kelainan alergi yang sifatnya diturunkan dari keluarga. Sebab lainnya bisa saja karena obat seperti antibiotik.

Makanan seperti putih telur, ikan, udan, kerang, kacang, susu, cokelat. Dan untuk beberapa benda yang sering kontak dengan tubuh seperti sabun, kosmetik, debu, udara panas atau dingin. Untuk penanganan : sebisa mungking untuk menghindari dan menjauhi semua penyebab yang bisa saja menjadi pemicu biduran. Cara menemukan faktor pencetus adalah dengan mencatat obat, makanan atau bahan yang ketika dikonsumsi atau digunakan menyebabkan timbulnya biduran. Selain itu, hindari menggaruk area justru semakin gatal. Bisa saja diberikan obat sesuai resep dokter. Agar biduran tidak terulang lagi sebaiknya mencari penyebab dari alergi dan perhatikan benda apa saja yang baru disentuh, diisap dan dimakan pada waktu terasa terkena biduran.

Author: Slamet