Manfaat Bercanda dengan Anak Bagian 2



JADI ORANGTUA YANG HUMORIS

Nah, bila tertarik menjadikan anak (lebih) humoris, awalnya kita perlu menjadi seorang yang humoris dulu. Tak perlu harus langsung pandai melempar lelucon. Mulailah dengan selalu berusaha memandang kehidupan dengan fun, bahkan peristiwa yang tidak menyenangkan sekali pun, pasti memiliki sisi positif. Setelah lebih santai menghadapi hidup, kita bisa coba beberapa tip di bawah ini:

  • Kenali karakter anak dengan baik. Ketahui apa yang ia sukai dan tidak. Apa yang bisa membuatnya senang dan bergembira dan apa yang membuatnya tidak senang. Ini berguna saat kita akan menciptakan lelucon yang dapat membuatnya tergelak.
  • w Carilah humor sederhana, terutama untuk menghadapi situasi yang tidak menyenangkan. Saat si kecil lama menghabiskan makannya, misal, taruh sesendok makanan di piring anak. Balikkan badan, pura-pura tidak melihatnya. Setelah si kecil menyuap makanannya itu, balikkan badan ke arah anak dengan ekspresi terkejut. “Lo kok nasinya hilang?” Cobalah! Si prasekolah akan terhibur dan tergelak kesenangan. Lakukan kembali sampai makanannya habis. ?
  • Mungkin timbul pertanyaan apakah anak boleh tertawa hingga terbahak-bahak. Jawabnya, boleh saja kok. Biarkan mereka menikmati luapan emosi kegembiraannya itu. Tak perlu terganggu dengan kebisingan tawanya. Tahan emosi saat kita pulang kerja menemui anak-anak yang tengah tergelakgelak. Mohon diingat, mereka pun butuh suasana yang bebas dari stres. Bila perlu tertawalah bersama untuk mengusir kelelahan kita sepulang kerja. ?
  • Tentu candaan sang buah hati patut dihentikan saat sudah menjurus pada lelucon kasar atau mengolokolok kekurangan fisik seseorang (lihat boks “Perhatikan Isi Humornya”). Nah, selamat tergelak riang bersama si kecil!

Manfaat Humoris dengan Anak

Humor dapat meningkatkan kecerdasan karena humor (baca: tertawa) dapat meringankan anak dari stres. Daya tangkapnya akan jauh lebih baik jika ia terbebas dari segala macam tekanan. Tentu ini akan bepengaruh pada prestasinya.

• Anak humoris umumnya kreatif. Ini karena hidupnya dipenuhi dengan kegembiraan. Orang yang gembira senang mempelajari hal-hal baru.

• Dari sisi kesehatan, seperti yang dikutip dari The Telegraph, rasa humor yang berkembang dengan baik dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh/antibodi, meningkatkan rasa optimistis dan harga diri.

• Humor juga mendekatkan hubungan antara orangtua dan anak. Lewat humor, terjadi komunikasi saling terbuka. Jika suatu hari ada peristiwa yang menekan diri anak, si humoris akan lebih mudah terbuka pada orangtuanya



Author: Slamet