Papa Dukunglah Mama Selagi Hamil Bagian 2

  1. Kembalikan masa-masa pacaran lalu. Caranya? Dengan tidak lupa memeluk, membelai, dan mencium Mama. Jika Papa sibuk, lakukan pada malam sebelum tidur dan pagi sebelum berangkat kerja. Kasih sayang yang diberikan Papa akan menjadi obat paling menenangkan saat Mama merasa tidak tenang.

Baca juga : http://pascal-edu.com/kursus-ielts-jakarta/

  1. Temani Mama memeriksakan diri ke dokter kandungan. Selain akan menguatkan mental Mama, Papa juga sepantasnya ikut terlibat dalam tahap-tahap perkembangan janin supaya ikatan batin dengan bayi terbentuk baik.
  2. Jangan tabu melakukan pekerjaan rumah tangga. Tak ada salahnya sekali-sekali Papa melakukan pekerjaan rumah tangga yang cukup menguras tenaga. Ingat, mamil tak boleh melakukan pekerjaan terlalu berat/lelah, demi keselamatan janinnya!
  3. Berikan ketenteraman pada Mama. Maksudnya, ketenteraman mengenai ketersediaan dana melahirkan, rumah tinggal yang lebih layak jika rumah saat ini masih dianggap kurang baik, dan sebagainya. Tentu, semuanya disesuaikan dengan kemampuan agar tak menjadi masalah di kemudian hari.
  4. Ikut menjaga pola makan dan istirahat Mama. Dorong Mama mematuhi pola makan bergizi seimbang sesuai petunjuk dokter. Pastikan juga bahanbahan makanan yang dibutuhkan ada dan mudah didapat. Kebutuhan mamil untuk istirahat cukup juga harus diperhatikan. Cegah jangan sampai Mama tidur terlalu larut dan tenangkan jika tidurnya gelisah.
  5. Ajak Mama jalan-jalan santai. Mamil dianjurkan berolahraga sesuai kemampuan. Ajaklah Mama jalan-jalan santai di pagi/sore hari. Selain menambah kemesraan, mereduksi stres, jalan kaki juga merupakan olahraga yang baik untuk mamil.
  6. Jangan merokok. Terutama ketika sedang berdekatan dengan mamil. Rokok mengandung zat-zat berbahaya yang berdampak buruk bagi Mama dan janin. Lebih baik lagi jika Papa bisa berhenti merokok.
  7. Hindari pertengkaran. Beberapa perempuan mudah tersulut emosinya saat mengandung. Ini wajar dikarenakan hormon yang kadang-kadang tidak stabil. Papa hendaknya menyadari hal ini dan jangan sampai ikut emosi menanggapi Mama yang sedang kesal. Carilah cara lain yang sehat untuk menyalurkan emosi Papa ketimbang berkelahi dengan Mama.

Misalnya, dengan lebih rajin berolahraga atau menonton konser musik atau pertandingan olahraga favorit. Supaya bisa tetap sabar, baiknya Papa mencari pengetahuan tentang apa yang terjadi pada diri mamil, juga bisa sharing dan bertanya kepada suami-suami lain. Ingat, stres dapat berkurang bila dibagi dengan kawan-kawan yang bisa dipercaya.

Author: Slamet