Reaksi Simpang BCG

Bisa saja reaksi berlebih muncul pada si kecil pascavaksinasi BCG. Misal, benjolan atau bisul lama tidak sembuh-sembuh dan menjadi koreng. Bisa juga muncul pembengkakan pada kelenjar di ketiak (sekelan). Jika ini terjadi, bisa merupakan pertanda bayi pernah terinfeksi TB, sehingga menimbulkan reaksi berlebih setelah divaksin. Yang perlu dingat, reaksi pascaimunisasi BCG pastinya berbeda pada setiap anak.

Ada yang reaksinya berlebihan, sehingga benjolan tampak agak besar (BCG-itis). Ada juga yang hanya mengakibatkan benjolan kecil saja, bahkan tak teraba. Tapi intinya, hal tersebut bukanlah masalah. Seiring anak bertambah besar, benjolan tersebut relatif akan menghilang dengan sendirinya. Namun jika sampai menimbulkan abses, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter dan ditangani untuk dibersihkan.

Jika didiamkan saja, dikhawatirkan berkembang menjadi infeksi. Jika itu terjadi, itu adalah reaksi simpang (adverse events) atau kejadian lain yang bukan terjadi akibat efek langsung vaksinasi. Banyak ahli dan peneliti menyatakan, pada umumnya reaksi terhadap obat dan vaksin dapat merupakan reaksi simpang (adverse events) atau kejadian lain yang bukan terjadi akibat efek langsung vaksin.

Reaksi simpang vaksin antara lain dapat berupa efek farmakologi, efek samping (sidee­ffects), interaksi obat, intoleransi, reaksi idiosinkrasi, dan reaksi alergi yang umumnya secara klinis sulit dibedakan. Efek farmakologi, efek samping, serta reaksi idiosinkrasi (efek obat yang secara kualitatif berbeda dari biasanya alias abnormal) umumnya terjadi karena potensi vaksin sendiri, sedangkan reaksi alergi merupakan kepekaan seseorang terhadap unsur vaksin dengan latar belakang genetik.

Reaksi alergi bisa saja terjadi karena protein telur ( vaksin campak, influenza, demam kuning dan gondong ), bahan preservatif ( neomisin, merkuri ) dan antibiotik. Dan bisa juga karena unsur lain yang terdapat ada didalam kandungan vaksin tersebut. Disisi lain, kejadian yang tidak disebabkan oleh efek secara langsung dari vaksin bisa terjadi karena kesalahan produksi, pengadaan serta distribusi. Tak ketinggalan pula penyebab teknis lain seperto tempat dan cara penyimpanan, kesalahan dalam prosedur dalam pelaksaan imunisasi. Bahkan bisa jadi juga kesalahan dapat timbul karena kebetulan.

Berikut ini adalah tempat rekomendasi kursus TOEFL IBT di Jakarta yang terbaik.

Author: Slamet