Susu Cegah Risiko Komplikasi Bagian 2

MANFAAT SUSU

Selain kalsium, susu juga mengandung zat-zat gizi lainnya yang dibutuhkan selama masa kehamilan, se perti asam folat dan DHA yang berperan penting dalam pembentukan saraf dan otak janin. Ada pula zat besi agar mamil tak mengalami anemia ataupun melahirkan bayi lebih dini alias pematur dan berat bayi lahir rendah. Susu juga mengandung magnesium yang berperan terhadap aktivitas beberapa enzim pada tubuh, serta sangat berpe ngaruh terhadap metabolisme protein dan karbohidrat. Bukan cuma itu, risiko perdarahan pun bisa dicegah dengan asupan asam folat, kalsium, vitamin A dan B kompleks yang terkan dung dalam susu.

Belum lagi kan dungan proteinnya yang berperan untuk pembentuk an plasenta, meningkatkan daya tahan tubuh mamil agar tidak terserang penyakit, dan sebagainya. Masih ada lagi manfaat susu. Ternyata, mamil yang rajin minum susu, kelak anak nya tumbuh tinggi. Itu temuan dari tim riset De nmark, Amerika Serikat, dan Islandia. Anak yang lahir dari mama yang rutin minum susu sebanyak 150 mililiter setiap hari cen derung lebih tinggi saat dewasa. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan apda acara European Journal of Clinical Nutrition.

Selain tumbuh menjadi lebih tinggi, si anak pada saat usia remajanya mempunyai kadar insulin dalam darah yang lebih tinggi dari ukuran normal sehingga berisiko lebih rendah terkena diabetes. Dari Inggris, peneliti menemukan, mamil yang minum susu memiliki bayi dengan tingkat kecerdasan lebih tinggi. Ini karena susu kaya akan yodium. Demikian seperti dikutip Daily Mail. Konsumsi yodium berpengaruh pula pada kemampuan membaca. Alas annya, kandung an yodium pada susu sangat penting untuk memproduksi hormon dalam kelenjar tiroid. Hormon itu mempunyai suatu efek yang langsung terhadap perkembangan otak pada janin.

Tidak Wajib Kok!

Untuk itu, mamil disarankan mengonsumsi susu sebanyak 1-2 kali sehari apabila sepanjang kehamilan, asupan makanan sehari-hari belum mencapai kadar gizi yang dibutuhkan. Ma mil yang memang tidak suka susu, tentunya tak perlu memaksakan diri. Dapatkan kalsium dari telur, kacangkacangan, jeruk, wortel, atau selada. Begitu pun zat gizi lainnya, seperti: zat besi bisa didapat dari sayur dan daging merah; magnesium terdapat juga pada daging merah, ikan, sayur; sementara asam folat bisa didapat dari kacang-kacangan.

Suplemen kehamilan berbentuk kapsul juga bisa jadi pilihan. Susu kehamilan yang beredar di pasar an telah diperkaya oleh zat gizi tambahan, seperti: asam folat, kalsium, serta diperba nyak kandung an vitamin dan mineralnya. Namun kalau mamil lebih suka susu biasa, tidak mengapa. Dokter baru akan menyarankan pemberian susu khusus kehamilan jika mamil yang bersangkutan memang susah makan, sehingga asup an kalori kurang.

Jadi, baik susu khusus mamil maupun kapsul suplemen kehamilan merupakan pelengkap dalam pe menuhan kebutuhan gizi, yang sumber utamanya tetap harus dari makanan harian. Bila mamil enggan minum susu, sebaiknya konsultasilah de ngan dokter kandung an untuk mengetahui sumber-sumber nutrisi lain yang penting. Pilihan utama para dokter untuk suplementasi umumnya memang kapsul. Susu hanya dipilih apabila mamil kesulitan mendapatkan tambahan kalori atau tidak mau minum kapsul.

Author: Slamet